[ UIC 1 ] Belajar Tajwid 10 : Titik-Titik Artikulasi Huruf

Definisi umum:

Titik artikulasi: Tempat keluarnya huruf ketika diucapkan yang membedakan satu huruf tertentu dengan huruf-huruf yang lain

Huruf: adalah suara yang bergantung pada titik  artikulasi yang spesifik atau yang hampir mendekati.

Titik-titik artikulasi terbagi menjadi dua macam:

1. Titik artikulasi spesifik: adalah titik artikulasi yang bergantung pada tempat tertentu di daerah tenggorokan, lidah atau dua bibir.

2. Titik artikulasi yang mendekati: adalah titik artikulasi yang tidak bergantung pada tempat tertentu di daerah tenggorokan, lidah atau dua bibir. Titik artikulasi ini diterapkan pada huruf yang dipanjangkan yang berasal dari ruang kosong di mulut dan tenggorokan.

Ada beberapa cara mengetahui titik artikulasi suatu huruf:

1. Ucapkan huruf  tersebut  tanpa  harakat  (dengan  sukun  saja) atau ucapkan  huruf  tersebut  dengan

menggunakan syiddah, yang lebih baik daripada dengan sukun; yang pertama dengan tanda sukun,

yang kedua dengan harakat yang bersama dengan syiddah itu. Simbol dari syiddah   adalah:

2. Mendahului huruf yang tidak berharakat tersebut dengan hamzah, dengan harakat apapun yang anda pilih dalam pengucapan hamzah tersebut.

3. Kemudian, kita ucapkan huruf tersebut dan dengarkan bunyinya, saat suara tersebut terputus maka itulah titik ucapnya.

Titik-Titik Artikulasi Huruf

Titik-Titik Artikulasi Huruf

Para ulama menjabarkan Lima wilayah utama dimana di dalamnya terdapat titik-titik artikulasi yang berbeda, yang berjumlah total 17.

Lima wilayah utama tersebut adalah:

1.   Pada rongga mulut dan tenggorokan ( Ruang kosong di tenggorokan dan di mulut ) terdapat satu titik artikulasi untuk tiga bunyi huruf yang dipanjangkan.

2.     (Tenggorokan); Tiga titik artikulasi

untuk enam huruf berbeda yang diucapkan dari bagian tenggorokan paling dalam, bagian tengah, dan bagian paling dekat dengan tenggorokan.

3.   (Lidah); Pada lidah terdapat sepuluh titik artikulasi untuk delapan belas huruf.

4.   (Kedua bibir): Memiliki  dua titik  artikulasi untuk empat huruf.

5.  (Hidung): Dari lubang hidung sampai bagian dalam mulut, terdapat satu titik artikulasi yang merupakan bagian dari ghunnah

Penjelasan:

1.)  Ruang kosong di tenggorokan dan di mulut

Ruang kosong di mulut  dan tenggorokan adalah ruang kosong sekaligus merupakan titik ucap. Tiga huruf

Mad berasal dari daerah non-spesifik  ini, huruf-huruf tersebut adalah:

Huruf Alif dengan sukun yang didahului  suatu huruf dengan fathah.

Huruf Waw dengan sukun yang didahului suatu huruf dengan dhammah.

Ya ‘dengan sukun yang didahului  suatu huruf dengan kasrah.

2.) Tenggorokan

Di dalam tenggorokan terdapat tiga titik artikulasi untuk enam huruf.

Ketiga area tersebut adalah:

1.   Bagian terdalam dari tenggorokan, artinya area terjauh dari mulut dan paling dekat dengan dada. Dari titik inilah dua huruf diucapkan:  

2.   Bagian tengah tenggorokan adalah tempat dua huruf lainnya  muncul  

3.   Bagian terdekat dari tenggorokan, yaitu area paling dekat dengan mulut. Dari sini, dua huruf   muncul.  

3.) Lidah

Memiliki  10 titik artikulasi  untuk 18 huruf;  kesepuluh titik artikulasi  ini terbagi pada 4 area lidah, yaitu:

1. Bagian terdalam dari lidah
2. Tengah lidah
3. Tepian (sisi) lidah
4. Ujung lidah

Penjelasan :

 Bagian terdalam lidah,

Qof : Dari bagian lidah terdalam dan apa yang berhadapan dengannya  pada atap mulut  (langit-langit  lunak).
 Kaf : Dari bagian mulut terdalam dan apa yang berhadapan dengannya pada atap mulut (langit-langit keras). Titik ucap huruf kaf berada di “bawah” huruf Qaf sedikit, yang berarti lebih dekat ke mulut dan lebih jauh dari tenggorokan  dibandingkan Qof .

Bagian Tengah lidah, 

Tiga huruf diucapkan dari titik ini, huruf-huruf tersebut adalah:  Syin, Jim, Ya

Bunyi huruf-huruf ini dihasilkan dari bagian tengah lidah dan langit-langit mulut yang terletak berhadapan dengannya.

Sisi atau tepi lidah

Pada bagian sisi lidah terdapat dua titik  artikulasi untuk dua huruf, yaitu ضَادْ dan لامْ.

ضَادْ 

Diucapkan dari salah satu tepian atau ujung lidah dan apa yang berhadapan dengannya pada geraham atas kiri atau kanan. Juga dapat diucapkan dari kedua sisi pada saat bersamaan. 

Ini merupakan salah satu titik ucap tersulit, baik bagi orang Arab maupun non-Arab. Syekh Al-Jazaree menyampaikan hal berikut berkenaan dengan pengucapan huruf ini.

 لامْ  

Titik artikulasi huruf ini adalah pertemuan bagian terdekat sisi lidah (paling dekat ke mulut) dan dari ujung lidah, dengan yang terletak berhadapan dengannya dari gusi dua gigi premolar atas yang pertama, dua gigi-taring bagian atas, dua gigi-seri- lateral bagian atas, dan dua gigi-seri-depan bagian atas. Titik artikulasinya  adalah ujung lidah bagian depan, sedangkan adalah dari pangkal lidah.
 
Ujung lidah
 
Pada ujung lidah terdapat lima  titik ucap untuk sebelas huruf,  yaitu:  

نُونْ

Bunyi huruf ini diucapkan dari antara ujung lidah dan yang berhadapan dengannya pada gusi dua gigi seri-depan bagian atas, sedikit di bawah titik artikulasi huruf lam.

Tentu yang demikian  adalah titik  artikulasi  نُونْ  ketika tidak tersembunyi.

رَا

Titik artikulasinya adalah ujung lidah dengan bagian atasnya, dekat dengan titik artikulasi نُونْ , dengan yang terletak berhadapan dengannya dari gusi dua gigi-seri-depan bagian atas. 
 
Dengan demikian, kita dapat melihat,  bahwa  نُونْ  dan رَا  memiliki   titik  artikulasi  yang  sama,  dengan  pengecualian   bahwa رَا menggunakan  bagian atas ujung  lidah dengan ujung lidah,  sedangkan نُونْ  hanya menggunakan bagian  ujungnya  saja.
 
 ت , د , ط

Huruf-huruf ini dihasilkan dari bagian atas ujung lidah dan gusi dua gigi-seri atas. 

ص , ز , س

Dihasilkan dari pertemuan ujung lidah dan pelat dua gigi seri atas dan sedikit di atas gigi seri bawah. Sebuah ruang kecil tersisa di antara lidah dan gigi seri ketika mengucapkannya.  

ظ , د ,  س

Ketiga huruf ini diucapkan dari antara ujung lidah,  dari bagian atas ujungnya,  dan tepi bawah dua gigi-

seri atas, titik  artikulasinya  dekat dengan gusi.

Kedua Bibir 

Kedua bibir memiliki  dua titik  artikulasi untuk empat huruf.
 
ف
Diucapkan antara bagian dalam bibir bawah dan ujung dua gigi-seri bagian depan.
م , ب , و
Huruf waw yang tak dipanjangkan diucapkan dengan membentuk lingkaran pada kedua bibir tanpa mempertemukan sepenuhnya kedua bibir tersebut. Huruf mim diucapkan dengan menutup  dua bibir bersama-sama. Huruf ba’ diucapkan dengan menutup dua bibir bersama – sama, tapi lebih kuat dalam menutupnya  dari huruf mim. 
 
 
Hidung
 
Ini adalah tempat  di mana gunnah dihasilkan.  Merupakan suara sengau yang berasal dari nasofaring tanpa pengaruh  apapun dari lidah. Jika anda menutup hidung, anda tidak akan dapat menghasilkan suara ini, karena suara gunnah berasal dari nasofaring, tetapi huruf-hurufnya sendiri; yang berkaitan dengan suara ini tidak diartikulasikan dari hidung. Huruf-huruf ini memiliki titik artikulasi mereka sendiri, tetapi ghunnah yang mengikuti huruf- huruf   tersebut  berasal  dari  hidung.  
 

Wallahu’alam bishawab

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *