[ UIC 9.1 ] Sekelumit Tentang Ilmu Tafsir 02

PERINTAH MENTADABBUR AL-QUR’AN

Allah عزّوجلّ telah memerintahkan kaum muslimin untuk mentadabburi (merenungi dan memahami) Al-Qur’an, serta menghayati hikmah-hikmah yang terkandung di dalamnya. Dengan itu mereka akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Allah عزّوجلّ berfirman di dalam Kitab-Nya:

كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah kitab yang telah Kami turunkan kepadamu, yang penuh berkah, supaya mereka mentadabburkan (memperhatikan) ayat-ayatnya dan agar mendapatkan pelajaran orang-orang yang berakal.” (QS. Shad [38]: 29)

Perlu diketahui bahwa Al-Qur’an diturunkan, di antaranya untuk tiga perkara:

Dibaca sebagai salah satu amal ibadah
Dipahami kandungan maknanya
Diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perkara pertama tidaklah bagitu sulit untuk dilakukan. Semua kaum muslimin tentunya pernah membaca Al-Qur’an, minimal pada waktu shalat. Adapun perkara kedua dan ketiga, yaitu memahami dan mengamalkannya, inilah yang langka di tengah-tengah kaum muslimin pada hari ini. Sehingga ironinya, Al-Qur’an tinggallah sebuah bacaan yang dilagu-lagukan tanpa dipahami maknanya. Yang lebih ironi lagi justru dilanggar dan diselisihi! Semua itu akibat tidak memahami dan mengamalkan apa yang dibaca. Padahal Allah عزّوجلّ telah memerintahkan mereka untuk mentadabburinya di samping membacanya.

  والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *