[ UIC 14 ] – Tazkiyatun Nufus 48

Ancaman Dari Menyakiti Orang-orang Shalih, Kaum Yang Lemah Dan Fakir Miskin

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min, lelaki atau perempuan dengan tiada kesalahan yang mereka lakukan, maka sesungguhnya orang-orang itu telah memikul kebohongan serta dosa yang terang-terangan.” (al-Ahzab: 58)

Allah Ta’ala berfirman pula:

“Dan terhadap anak yatim, janganlah engkau bersikap bengis, serta terhadap orang yang meminta, janganlah engkau membentak-bentak.” (ad-Dhuha: 9-10)

Adapun Hadis-hadis – dalam bab ini – adalah banyak, diantaranya Hadisnya Abu Hurairah r.a. dalam bab sebelum ini, iaitu: “Barangsiapa yang memusuhi kekasihKu, maka Aku memberitahukan padanya bahawa ia Kuperangi – lihat Hadis no. 385, di antaranya lagi ialah Hadisnya Sa’ad bin Abu Waqqash r.a. yang dahulu dalam bab bersikap lemah-lembut kepada anak yatim – lihat Hadis no. 261, juga sabdanya Rasulullah s.a.w.: “Hai Abu Bakar, jikalau engkau sampai membuat kemarahan kepada mereka, maka engkau juga membuat kemarahan pada Tuhanmu,” lihat Hadis no. 262.

388. Dari Jundub bin Abdullah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Barangsiapa bersembahyang Subuh, maka ia adalah dalam tanggungan Allah, maka itu janganlah sampai Allah itu menuntut kepadamu semua dengan sesuatu dari tanggunganNya – maksudnya jangan sampai meninggalkan shalat Subuh, sebab kalau demikian, lenyaplah ikatan janji untuk memberikan tanggungan keamanan dan lain-lain antara engkau dengan Tuhanmu itu.

Sebab sesungguhnya barangsiapa yang dituntut oleh Allah dari sesuatu tanggungannya, tentu akan dicapainya – yakni tidak mungkin terlepas, kemudian Allah akan melemparkannya atas mukanya dalam neraka Jahanam.” [42] (Riwayat Muslim)

Nota kaki:

Keterangannya harap diperiksa dalam Hadis no. 232.

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *