[ UIC 14 ] – Tazkiyatun Nufus 332

Bab 332 – Makruhnya Seseorang Mengucapkan Dalam Doanya: “Ya Allah, Ampunilah Saya Kalau Engkau Berkehendak”, Tetapi Haruslah la Memantapkan Permohonannya Itu

1740. Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Janganlah seseorang di antara engkau semua mengucapkan – ketika berdoa: “Ya Allah, ampunilah saya, jikalau Engkau menghendaki. Ya Allah, belas kasihanilah saya jikalau Engkau menghendaki.” Tetapi hendaklah ia memantapkan permohonannya – seolah-olah memastikan akan berhasilnya, sebab sesungguhnya Allah itu tidak ada yang memaksa padaNya – untuk mengabulkan atau menolak sesuatu permohonan.” (Muttafaq ‘alaih)

Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: “Tetapi hendaklah orang yang memohon itu bersikap mantap seolah-olah pasti terkabul doanya – dan hendaklah ia memper-besarkan keinginannya untuk dikabulkan itu, kerana sesungguhnya Allah itu tidak ada sesuatu yang dipandang besar olehNya yang dapat diberikan kepada orang yang memohonnya itu.”

1741. Dari Anas r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Apabila seseorang di antara engkau semua berdoa, maka hendaklah memantapkan permohonannya – seolah-olah pasti akan kabulkan – dan janganlah sekali-kali ia mengucapkan: “Ya Allah, kalau engkau berkehendak, maka berikanlah apa yang saya mohon kan itu,” sebab sesungguhnya Allah itu tidak ada yang kuasa memaksanya – untuk mengabulkan atau menolak sesuatu permohonan.” (Muttafaq ‘alaih)

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *