[ UIC 14 ] – Tazkiyatun Nufus 330

Bab 330 – Makruhnya Menamakan Anggur Dengan Sebutan Alkarmu (mulia)

1737. Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Janganlah engkau semua menamakan anggur dengan sebutan alkarmu – artinya mulia, sebab alkarmu itu adalah sebutan seorang Muslim.” (Muttafaq ‘alaih)

Ini adalah lafaznya Imam Muslim. Dalam riwayat lain disebutkan: “Karena hanyasanya alkarmu itu adalah hati seseorang Muslim.” Dalam riwayat Imam-imam Bukhari dan Muslim disebutkan: ‘Orang-orang itu sama mengatakan alkarmu, hanyasanya alkarmu itu adalah hati nuraninya seorang mu’min.”

1738. Dari Wa-il bin Hujr r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Janganlah engkau semua mengatakan alkarmu, tetapi katakan sajalah anggur – yakni ‘inab – dan alhablah.” (Riwayat Muslim)

Alhablah dengan fathahnya ha’ dan ba’, dapat juga dikatakan dengan sukunnya ba’.

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *