[ UIC 14 ] – Tazkiyatun Nufus 287

Bab 287 – Memperkeraskan Haramnya Harta Riba

Allah Ta’ala berfirman:

“Orang-orang yang makan riba itu tidak dapat berdiri tegak, melainkan sebagaimana berdirinya orang yang kemasukan syaitan. Yang sedemikian itu disebabkan karena mereka mengatakan: “Sesungguhnya berjual-beli itu sama dengan riba.” Allah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba dan barangsiapa yang memperoleh nasihat dari Tuhannya, lalu ia berhenti sesudah itu, maka apa-apa yang dilakukan dahulu sebelum itu habislah sudah dosanya, sedang perkaranya diserahkan kepada Allah. Tetapi barangsiapa yang kembali lagi mengerjakannya – sesudah mengerti keharamannya, maka itulah orang-orang yang akan mendapatkan neraka dan mereka di dalamnya itu kekal selama-lamanya.

Allah menghapuskan keberkahan harta riba itu dan memperkembangkan pahala sedekah-sedekah,” kamu sampai kepada firmanNya:

“Hai sekalian orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa-sisa riba,” sampai habisnya ayat.

Adapun hadis-hadisnya yang berhubungan dengan ini, maka banyak sekali dalam kitab shahih lagi termasyhur, di antaranya ialah hadisnya Abu Hurairah yang sudah lampau uraiannya dalam bab sebelum ini – lihat hadis no. 1609

1612. Dari Ibnu Mas’ud r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. itu melaknatkan kepada orang yang makan harta riba dan orang yang menyerahkan harta riba itu kepada orang lain – sebagai hibah, hadiah dan sebagainya.” (Riwayat Muslim)

Imam Termizi dan Iain-Iain menambahkan: “Juga dilaknat kedua orang saksinya serta juru tulisnya.”

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *