[ UIC 14 ] – Tazkiyatun Nufus 184

Bab 184 – Sunnahnya Berkumpul Untuk Membaca — Al-Quran

1019. Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Pada suatu ketika Jibril sedang duduk di sisi Nabi s.a.w., lalu mendengar suara – pintu terbuka – di atasnya, kemudian mengangkat kepalanya dan berkata: “Ini adalah pintu dari langit yang dibuka pada hari ini dan tidak pernah sama sekali dibuka, melainkan pada hari ini.” Kemudian turunlah dari pintu tadi seorang malaikat, lalu Jibril berkata: “Ini adalah malaikat yang turun ke bumi dan tidak pernah turun sama sekali, melainkan pada hari ini.” Malaikat yang baru turun itu lalu memberi salam dan berkata: “Bergembiralah – hai Muhammad – dengan dua cahaya yang dikurniakan kepada Tuan dan tidak pernah dikurniakan kepada Nabi siapapun sebelum Tuan, iaitu fatihatul kitab-yakni surah al-Fatihah dan beberapa ayat penghabisan dari surat al-Baqarah. Tidaklah Tuan membaca sehuruf dari keduanya itu, melainkan Tuan akan diberi – pahala besar.” (Riwayat Muslim)

Annaqiidh ertinya suara – seperti suara pintu dan Iain-Iain.

1020. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. .bersabda:

“Tiada suatu kaum pun yang sama berkumpul dalam salah satu rumah dari rumah-rumah Allah – yakni masjid – sambil membaca Kitabullah dan saling bertadarus di antara mereka itu – iaitu berganti-gantian membacanya, melainkan turunlah ketenangan di atas mereka, serta mereka akan diliputi oleh kerahmatan dan diliputi oleh para malaikat dan Allah menyebut-nyebutkan mereka itu kepada makhluk-makhluk yang ada di sisiNya – yakni para malaikat.” (Riwayat Muslim)

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *