[ UIC 14 ] – Tazkiyatun Nufus 164

Bab 164 – Keutamaan Orang Yang Ditinggal Mati Oleh Anak-anaknya Yang Masih Kecil

949. Dari Anas r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada seorang Muslim pun yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya dan mereka itu belum mencapai usia dewasa-yakni belum baligh, melainkan Allah akan memasukkannya dalam syurga dengan keutamaan kerahmatan Allah kepada anak-anak itu.” (Muttafaq ‘alaih)

950. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Tiada seorang pun dari golongan kaum Muslimin yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, yang akan disentuh oleh api neraka*, melainkan sekadar menebus persumpahan – tahillatul-qasam,” (Muttafaq ‘alaih)

Tahillatul-qasam ialah firman Allah Ta’ala: “Dan tiada seseorang pun dari engkau semua, melainkan pasti akan mendatangi neraka itu.” (Maryam: 71)

Maksudnya mendatangi neraka itu ialah menyeberang di atas jambatan – ashshirath – yakni sebuah jembatan yang diletakkan di atas punggung neraka Jahanam. Semoga Allah menyelamatkan kita semua dari siksa api neraka Jahanam ini.

951. Dari Abu Said al-Khudri r.a., katanya: “Ada seorang wanita datang kepada Rasulullah s.a.w. lalu berkata: “Ya Rasulullah, orang-orang lelaki sudah sama pergi dengan memperoleh Hadis Tuan, maka dari itu berikanlah untuk kita dengan penetapan dari Tuan sendiri iaitu suatu hari yang kita – kaum wanita – akan men-datanginya, perlunya supaya Tuan mengajarkan kepada kita dari apa saja yang diajarkan oleh Allah kepada Tuan. Nabi s.a.w. lalu bersabda: “Berkumpullah engkau semua – hai kaum wanita – pada hari ini.” Mereka lalu berkumpul, kemudian didatangilah mereka itu oleh Nabi s.a.w., lalu beliau s.a.w. mengajarkan kepada mereka itu dari apa-apa yang diajarkan oleh Allah padanya dan selanjutnya beliau s.a.w. bersabda: “Tiada seorang dari engkau semua yang mempersembahkan tiga orang anak – maksudnya yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, melainkan anak-anak itulah yang akan menjadi sebagai tabir bagi wanita itu dari siksa api neraka.” Ada seorang wanita bertanya: “Dan kalau hanya dua anak, apakah dapat menjadi tabir.” Rasulullah s.a.w. menjawab: “Dua orang anak pun dapat pula.” (Muttafaq ‘alaih)

* Maksudnya bahawa orang itu tidak akan disentuh oleh neraka, melainkan dalam waktu yang amat sebentar sekali. Ini pun kalau ada dosa yang mengharuskan ia perlu disiksa dalam neraka di akhirat nanti.

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *