[ UIC 10.4 ] Kitab Subulus Salam Syarh Bulughul Maram 277

07. KITAB JUAL BELI – 07.15. BAB PENYIRAMAN DAN SEWAAN 04

0850

وَعَنْ ابْنِ عُمَرَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: «أَعْطُوا الْأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ» رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ – وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – عِنْدَ أَبِي يَعْلَى وَالْبَيْهَقِيِّ، وَجَابِرٍ عِنْدَ الطَّبَرَانِيُّ، وَكُلُّهَا ضِعَافٌ.

850. Dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Berikanlah upah kepada pekerja sebelum keringatnya mengering.” (HR. Ibnu Majah)

[Shahih: Ibni Majah (2473)]

Dalam masalah ini ada hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu riwayat Abu Ya’la dan Al-Baihaqi, dan dari Jabir pada riwayat Ath-Thabran namun semuanya lemah.

ـــــــــــــــــــــــــــــ

[سبل السلام]

Penjelasan Kalimat

“Dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Berikanlah upah kepada pekerja sebelum keringatnya mengering.” (HR. Ibnu Majah). Dalam masalah ini ada hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu riwayat Abu Ya’la dan Al-Baihaqi, dan dari Jabir pada riwayat Ath-Thabrani namun semuanya lemah (karena dalam hadits Umar terdapat perawi Syaraqi bin Qithami dan Muhammad bin Ziyad Ar-Rawi. Begitu pula dalam musnad Abi Ya’la dan Al-Baihaqi yang secara sempurna pada Al-Baihaqi,

«وَأَعْلِمْهُ أَجْرَهُ وَهُوَ فِي عَمَلِهِ»

“dan ajarkanlah dia upahnya dan itu merupakan amal perbuatannya”.

Al-Baihaqi berkata setelah menyebutkan hadits tersebut bahwa sanadnya lemah (dhaif) dengan adanya perawi yang bernama Murrah.

0851

وَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – قَالَ: «مَنْ اسْتَأْجَرَ أَجِيرًا فَلْيُسَمِّ لَهُ أُجْرَتَهُ» رَوَاهُ عَبْدُ الرَّزَّاقِ. وَفِيهِ انْقِطَاعٌ، وَوَصَلَهُ الْبَيْهَقِيُّ مِنْ طَرِيقِ أَبِي حَنِيفَةَ

851. Dari Abu Said Radhiyallahu Anhu bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa mempekerjakan seorang pekerja hendaknya ia menentukan upahnya”. (HR. Abdul Razzaq dalam hadits tersebut terdapat riwayat yang munqathi’. Dan dalam riwayat Al-Baihaqi terdapat hadits maushul menurut dari jalan Abu Hanifah)

//Dhaif: Al-Irwa 5/311. Ebook editor//

ـــــــــــــــــــــــــــــ

[سبل السلام]

Penjelasan Kalimat

“Dari Abu Said Radhiyalldhu Anhu bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa mempekerjakan seorang pekerja hendaknya ia menentukan upahnya”. HR. Abdul Razzaq, dalam hadits tersebut terdapat riwayat yang munqathi’. Dan dalam riwayat Baihaqi terdapat hadits maushul menurut dari jalan Abu Hanifah (Al-Baihaqi berkata, “Begitulah yang diriwayatkan oleh Abu Hanifah dan begitu pula dalam kitabku dari Abu Hurairah. Katanya, “Dari sisi lain riwayat tersebut lemah dari Ibnu Mas’ud).

Tafsir Hadits

Hadits tersebut sebagai dalil kewajiban menentukan upah pekerja atas pekerjaan yang dilakukannya agar tidak ada ketidakjelasan yang akan mengakibatkan permusuhan dan perselisihan.

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *