[ UIC 10.4 ] Kitab Subulus Salam Syarh Bulughul Maram 104

02.09. BAB SHALAT SUNNAH (TATHAWWU’) 10

0361

361 – وَعَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ -، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – قَالَ: «صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ» رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ

361. Dari Zaid bin Arqam Radhiyallahu Anhu Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Shalatnya orang-orang Awwabin (yang sering bertaubat kepada Allah) adalah ketika anak unta merasa kepanasan.” (HR. At-Tirmidzi)

[Shahih: Muslim 748, saya tidak melihat hadits ini dalam riwayat At Tirmidzi]

ـــــــــــــــــــــــــــــ

[سبل السلام]

Penjelasan Kalimat

“Shalat Awwabiin (al-awaab berarti kembali kepada Allah dengan meninggalkan dosa, dan dengan melakukan kebaikan) ketika anak unta merasa kepanasan (kata ‘tarmadhu’ dari kata kerja lampau ‘ramidhat’ yaitu terbakar karena disebabkan oleh panas, yaitu sangat panasnya bumi disebabkan oleh jatuhnya sinar matahari di atasnya, yang demikian itu terjadi ketika matahari meninggi dan akibatnya adalah panas terik, sedang kata ‘al-fishal’ yaitu anak unta, dinamakan demikian karena ia terpisah dari induknya).

Tidak disebutkan berapa jumlah rakaatnya. Al-Bazar meriwayatkan dari hadits Tsauban,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يُصَلِّيَ بَعْدَ نِصْفِ النَّهَارِ فَقَالَتْ عَائِشَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إنَّك تَسْتَحِبُّ الصَّلَاةَ هَذِهِ السَّاعَةَ قَالَ تُفْتَحُ فِيهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَيَنْظُرُ – تَبَارَكَ وَتَعَالَى – فِيهَا بِالرَّحْمَةِ إلَى خَلْقِهِ وَهِيَ صَلَاةٌ كَانَ يُحَافِظُ عَلَيْهَا آدَم وَنُوحٌ، وَإِبْرَاهِيمُ وَمُوسَى وَعِيسَى

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam selalu menyukai shalat setelah berlalunya setengah hari.” Aisyah berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya engkau menyukai shalat pada waktu ini?” Beliau berkata, “Pintu-pintu langit akan dibuka pada saat itu, Allah Tabaraka wa Ta’ala melihat pada saat itu dengan pandangan kasih sayang kepada makhluk-Nya, ialah shalat yang selalu dijaga oleh Adam, Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa.” [Dhaif Jiddan, Adh-Dhaifah 5052, Dhaif Targhib wa Tarhib 321. Ebook editor]

Di dalam hadits ini ada rawi yang matruk, ada banyak hadits yang meriwayatkan bahwa jumlahnya empat rakaat.

0362

362 – وَعَنْ أَنَسٍ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: «مَنْ صَلَّى الضُّحَى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللَّهُ لَهُ قَصْرًا فِي الْجَنَّةِ» رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَاسْتَغْرَبَهُ

362. Dari Anas Radhiyallahu Anhu ia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat dhuha dua belas rakaat maka Allah akan membangunkan istana baginya di surga.” (HR. At-Tirmidzi dan ia mengatakan hadits ini gharib)

[Dhaif: At Tirmidzi 473]

ـــــــــــــــــــــــــــــ

[سبل السلام]

Tafsir Hadits

Pengarang mengatakan, “Hadits ini isnadnya dhaif.”

Al-Bazar meriwayatkan hadits Ibnu Umar, ia berkata,

قُلْت لِأَبِي ذَرٍّ يَا عَمَّاهُ أَوْصِنِي قَالَ سَأَلَتْنِي عَمَّا سَأَلْت عَنْهُ رَسُولَ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – فَقَالَ: ” إنْ صَلَّيْت الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لَمْ تُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ، وَإِنْ صَلَّيْت أَرْبَعًا كُتِبْت مِنْ الْعَابِدِينَ، وَإِنْ صَلَّيْت سِتًّا لَمْ يَلْحَقْك ذَنْبٌ، وَإِنْ صَلَّيْت ثَمَانِيًا كُتِبْت مِنْ الْقَانِتِينَ، وَإِنْ صَلَّيْت ثِنْتَيْ عَشْرَةَ بُنِيَ لَك بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Aku berkata kepada Abu Dzar, ‘Wahai paman, berilah wasiat kepadaku.” Ia berkata, “Kamu bertanya kepadaku tentang hal yang telah aku tanyakan kepada Rasulullah.” Beliau bersabda, “Jika kamu shalat dhuha dua rakaat, maka kamu tidak akan ditulis dalam golongan orang-orang yang lalai. Jika kamu shalat empat rakaat, maka kamu akan ditulis sebagai golongan ahli ibadah. Jika kamu shalat enam rakaat, maka kamu tidak akan didatangi oleh dosa. Jika engkau shalat delapan rakaat maka akan ditulis sebagai seorang yang istiqamah. Dan jika engkau shalat dua belas rakaat, maka akan dibangunkan bagimu rumah di surga.” [Musnad Al Bazzar 9/336]

Di dalam hadits ini ada Husain bin Atha’, ia telah didhaifkan oleh Abu Hatim dan lain-lainnya. Ibnu Hibban dalam Ats-Tsiqaat menyebutkannya sebagai seorang yang keliru dan mudallis, hadits-hadits dalam masalah ini tidak luput dari pembicaraan.

0363

363 – وَعَنْ عَائِشَةَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا – قَالَتْ: «دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – بَيْتِي فَصَلَّى الضُّحَى ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ» . رَوَاهُ ابْنُ حِبَّانَ فِي صَحِيحِهِ

363. Dari Aisyah Radhiyallahu Anha ia berkata, ‘Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam masuk ke rumahku kemudian beliau shalat dhuha delapan rakaat.” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya).

[Dhaif: Di antara hal yang menunjukan kelemahannya adalah hadits ini bertentangan dengan riwayat dari aisyah juga: Aku tidak pernah melihat sama sekali Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam shalat sunnah dhuha…lihat penjelasan no 360, lihat: Al-Irwa 262. Ebook editor]

ـــــــــــــــــــــــــــــ

[سبل السلام]

Tafsir Hadits

Tersebut pada hadits terdahulu dalam riwayat Muslim dari Aisyah, “Bahwa ia tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam shalat sunnah dhuha.” Tetapi hadits ini menetapkan adanya shalat dan dilakukan di rumahnya.

Kompromi antara dua hadits ini adalah Aisyah tidak melihatnya, sedang shalat beliau di rumahnya boleh jadi Aisyah tidak melihatnya, akan tetapi hal ini ditetapkan dengan riwayat. Al-Qadhi Iyadh memilih cara ini. Tidak jauh dari itu, jika Aisyah di rumahnya mungkin saja ia lupa pada waktu itu. Ini tidak bisa dipungkiri. Sedangkan mengkompromikan sebisa mungkin dua hadits ini adalah wajib.

Faedah:

Di antara faedah shalat dhuha, bahwa shalat dhuha dicatat sebagai sedekah yang dilakukan oleh persendian manusia dalam setiap harinya yang berjumlah tiga ratus enam puluh sendi. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim dari hadits Abu Dzarr, ia berkata di dalamnya, “Akan dicukupi yang demikian itu dengan dua rakaat dhuha”

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *