[ UIC 11.1 ] – Dosa-Dosa Seputar SHALAT 08

PENEKANAN UNTUK MENGERJAKAN SHALAT ISYA’ DAN SUBUH SECARA BERJAMAAH LEBIH DIBANDING YANG LAIN

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

إِنَّ أَثْقَلُ اَلصَّلَاةِ عَلَى اَلْمُنَافِقِينَ: صَلَاةُ اَلْعِشَاءِ, وَصَلَاةُ اَلْفَجْرِ, وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Sesungguhnya shalat yang dirasa paling berat oleh orang-orang munafik adalah shalat ‘Isya dan shalat Fajr (Shubuh). Seandainya mereka tahu pahala yang ada pada keduanya niscaya mereka akan mendatangi keduanya walau dengan merangkak.”1

Ibnu Umar رضي الله عنهما berkata, “Jika ada seseorang di antara kami yang meninggalkan shalat ‘Isya dan Shubuh berjamaah, kami berburuk sangka kepadanya bahwa ia telah menjadi seorang menjadi seorang munafik.”

HIKAYAT

Ubaidullah bin Umar al-Qawaririy berkisah, “Aku belum pernah ketinggalan shalat ‘Isya’ secara berjamaah walau sekali. Suatu malam aku kedatangan tamu. Karenanya aku menyibukkan diri dan ketinggalan shalat Isya’ berjamaah. Aku pun mencoba untuk mencari, mungkin masih ada jamaah ‘Isya’ di seantero masjid kota Bashrah. Namun aku dapati semua orang sudah selesai mengerjakannya dan pintu masjid pun telah dikunci. Aku pulang dan bergumam, “Terdapat suatu hadits yang menyebutkan bahwa shalat jamaah itu lebih utama 27 derajat dibandingkan shalat sendirian. Maka aku pun mengerjakan shalat ‘Isya’ 27 kali.

Aku tidur dan bermimpi, seakan-akan aku bersama suatu kaum yang semuanya menunggang kuda perang. Aku juga menunggang kuda. Kami berpacu. Aku mengendalikan kuda sekencang-kencangnya, tetapi tetap tidak bisa mencapai mereka. Aku memperhatikan salah seorang dari mereka. Ia berkata, ‘Jangan kamu forsir kudamu, sekali-kali kamu tidak akan pernah bisa menyusul kami.’ ‘Mengapa begitu?!, tanyaku. Orang itu menjawab, ‘Karena kami mengerjakan shalat ‘Isya’ berjamaah sedangkan kamu mengerjakan-nya sendirian.’ Lalu aku terbangun dan diliputi rasa sedih dan sesal tiada tara.

Marilah kita momohon ma’unah (pertolongan) dan taufiq kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Pemurah lagi Maha Mulia.

 

والله أعلمُ بالـصـواب

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *