[ UIC 0.2 ] Dasar-Dasar Agama Islam 23 – Pondasi dan Landasan ISLAM 22

Penutup
Wahai sekalian manusia:
          Dahulunya kalian adalah tidak ada sama sekali, Allah berfirman:

” أولا يذكر الإنسان أنا خلقناه من قبل ولم يك شيئا

Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali?“, kemudian Allah ciptakan kalian dari air mani, lalu menjadikan kalian dapat mendengar dan melihat, firman-Nya:
Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? (1) Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat“, kemudian setelah itu kondisi kalian meningkat secara berangsur-angsur dari lemah menjadi kuat, dan kembalinya kepada kelemahan, sebagaimana firman-Nya:

الله الذي خلقكم من ضعف ثمّ جعل من بعد ضعف قوّة ثمّ جعل من بعد قوّة ضعفًا وشيبة يخلق ما يشاء وهو العليم القدير

Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa“, kemudian akhir yang tidak diragukan lagi adalah kematian.

Kalian pada fase-fase tersebut berpindah dari kelemahan menuju kelemahan, tidak dapat menolak bala pada diri sendiri, dan tidak pula mendatangkan manfaat untuk diri sendiri kecuali dengan pertolongan Allah melalui nikmat-nikmat-Nya yang dianugerahkan kepada anda berupa daya, kekuatan dan bahan makanan, anda secara fitrah adalah seorang fakir yang membutuhkan, berapa banyak kebutuhan hidup yang kamu perlukan sedang kamu tidak memilikinya, terkadang kamu bisa mendapatkanya dan terkadang tidak, Banyak hal yang bermanfaat bagi anda dan andapun menginginkannya, namun terkadang anda mendapatkannya dan terkadang pula tidak. Berapa banyak pula perkara yang dapat merugikan anda dan menggagalkan angan-angan anda, bahkan terkadang membuat sia-sia perjuangan anda dan malah justru mendatangkan cobaan serta kerugian,  anda berusaha untuk menolaknya, namun terkadang berhasil untuk menolaknya dan terkadang tidak sanggup.. tidakkah anda merasakan akan kebutuhan dan keperluan terhadap Allah, dan Dia telah berfirman:

يا أيها الناس أنتم الفقراء إلى الله والله هو الغنيّ الحميد

“Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji“.

          Anda terkadang terinfeksi virus lemah yang tidak terlihat oleh mata telanjang, menyebabkan anda tertimpa penyakit, sedangkan andapun tidak dapat menolaknya, lalu pergi juga kepada manusia lemah seperti anda untuk berobat, terkadang obat yang diberikannya tepat dan terkadang dokterpun tidak mampu mengobati, sehingga pasien bingung begitu juga dokternya.

          Ketahuilah, untuk memperlihatkan kelemahan anda wahai cucu Adam, kalau seandainya seekor lalat merampas sesuatu dari anda, maka andapun tidak dapat mengambil kembali darinya, Maha Benar Allah dengan firman-Nya:

يا أيها الناس ضرب مثل فاستمعوا له إن الذين تدعون من دون الله لن يخلقوا ذبابًا ولو اجتمعوا له وإن يسلبهم الذباب شيئا لا يستنقذوه منه ضعف الطالب والمطلوب

Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah“, jika  anda tidak memiliki kemampuan untuk mengembalikan sesuatu yang telah dirampas oleh lalat, maka sesungguhnya apa lagi yang anda miliki?: “Kehidupanmu berada di tangan Allah, dirimu berada di tangan-Nya, hatimu berada diantara dua jari dari jari-jarinya Allah, Dia akan mebolak balikannya sesuai dengan kehendak-Nya, hidup dan mati anda berada di tangan-Nya, kebahagiaan dan kesengsaraan anda berada di tangan-Nya, gerakan, ketenangan dan seluruh perkataan anda berada di bawah izin dan kehendak-Nya, sehingga anda tidak dapat bergerak kecuali dengan izin-Nya dan tidak dapat berbuat kecuali atas kehendak-Nya, jika anda serahkan kepada diri sendiri maka sesungguhnya telah diserahkan kepada yang lemah, boros, dosa dan penuh kesalahan, dan jika anda wakilkan kepada selain anda, maka anda telah menyerahkannya kepada dia yang tidak memiliki kemampuan untuk mendatangkan kerugian, manfaat, kematian, kehidupan dan tidak pula membangkitkan, sehingga dia tidak dapat mencukupi anda sedikitpun, bahkan anda sangat butuh sekali kepada-Nya seumur hidup, baik secara zohir maupun batin, Dia akan mengucurkan kenikmatan kepada anda, sedangkan anda sendiri mencari murkanya dengan berbuat maksiat dan kekufuran terhadapnya, padahal anda sangat membutuhkan-Nya dalam setiap keadaan, anda telah melupakan-Nya, padahal tempat kembali adalah kepada-Nya, anda akan kembali dan dihadapkan kepada-Nya”.

          Wahai sekalian manusia: berangkat dari kelesuan dan kelemahan anda untuk menanggung akibat dari dosa-dosamu

يريد الله أن يخفف عنكم وخلق الإنسان ضعيفًا

Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah“, Allah mengutus para Rasul, menurunkan beberapa buah kitab, meletakkan syari’at, membentangkan dihadapan anda jalan yang lurus dan menyampaikan keterangan-keterangan, hujah, bukti serta penerang, bahkan sampai menjadikan pada segala sesuatu tanda yang menunjukkan akan ke-esaan, rububiyyah dan uluhiyyah-Nya, namun anda menolak kebenaran dengan kebatilan, menjadikan setan sebagai wali pelindung selain Allah, dan berdebat dengan cara batil:

وكان الإنسا أكثر شيء جدلاً

Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah“, apakah anda melupakan nikmat-nikmat Allah yang anda bergelimang didalamnya mulai dari permulaan sampai dengan  berakhirnya anda! Apakah anda tidak ingat kalau anda diciptakan dari setetes air mani! Lalu tempat kembali anda adalah sebuah lubang, dan akan dibangkitkan menuju surga ataupun neraka, Allah berfirman:
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (77) Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” (78) Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk“, serta firman-Nya
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah (6) Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7) dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu“.

          Wahai sekalian manusia! Kenapa anda mengharamkan diri sendiri dari kenikmatan ketika berada di hadapan Allah, yaitu pada saat bermunajat kepadanya, agar Dia bisa mencukupkan anda dari kefakiran, menyembuhkan dari penyakit, melapangkan kesulitan, mengampuni dosa, menyingkap mudharat, menolong ketika anda dizolimi, menunjuki tatkala sedang bingung dan tersesat, mengajarkan apa yang tidak diketahui, memberi keamanan ketika takut, merahmati keadaan lemah, menjauhkan musuh serta mendatangkan untuk anda rizki.

          Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kenikmatan terbesar yang Allah anugerahkan terhadap manusia –setelah kenikmatan agama- adalah nikmat akal, agar dengannya dapat membedakan antara yang bermanfaat dan yang mendatangkan mudharat, agar dapat memahami perintah dan larangan yang datang dari Allah, dan juga agar dapat mengetahui tujuan terbesar, yaitu beribadah kepada Allah saja dan tidak menyekutukan-Nya, Allah berfirman:

وما بكم من نعمة فمن الله ثمّ إذا مسّكم الضرّ فإليه تجأرون  .ثمّ إذا كشف الضرّ عنكم إذا فريق منكم بربّهم يشركون

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan (53)Kemudian apabila Dia telah menghilangkan kemudharatan itu dari pada kamu, tiba-tiba sebahagian dari pada kamu mempersekutukan Tuhannya dengan (yang lain)“.

          Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya orang yang berakal akan menyukai perkara-perkara yang tinggi dan membenci yang rendahan darinya, dia berangan-angan untuk mengikuti setiap orang yang baik dan dermawan dari para Nabi dan orang-orang saleh, dia tampakkan dirinya untuk bisa menyamai mereka, walaupun hal tersebut tidak mungkin dapat diraih. Jalan untuk menuju kearahnya adalah firman Allah:

إن كنتم تحبون الله فاتبعوني يحببكم الله

Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihimu“, apabila seseorang telah melaksanakan yang demikian itu, maka Allah akan mensejajarkannya dengan para Nabi, Rasul, orang yang mati syahid dan orang-orang saleh, sebagaimana firman-Nya:

ومن يطع الله والرسول فأولئك مع الذين أنعم الله عليهم من النبيّين والصدّيقين والشهداء والصالحين وحسن أولئك رفيقا

Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya“.

          Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya saya memberi peringatan agar anda menyendiri dengan diri sendiri kemudian memperhatikan kebenaran yang datang kepada anda, kemudian melihat kepada dalil-dalilnya dan merenungkan bukti-buktinya, apabila anda telah melihat dengan sebenar-benarnya, marilah untuk mengikutinya, dan janganlah anda menjadi tawanan kelembutan dan adat istiadat, dan saya yakin jika diri anda lebihberharga bagi diri sendiri daripada orang terdekatmu atau teman sejawatmu, warisan serta nenek moyang anda, Allah telah memberi peringatan terhadap orang-orang kafir dengan ini dan ditujukan untuknya, firman-Nya:

إنما أعظكم بواحدة أن تقوموا لله مثنى وفرادى ثمّ تتفكّروا ما بصاحبكم من جنة إن هو إلاّ نذير لكم بين يدي عذاب شديد

Katakanlah: “Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua- dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu fikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras“.

          Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya ketika anda memeluk Islam tidak akan merugi sedikitpun, Allah berfirman:

وماذا عليهم لو آمنوا بالله واليوم اآخر وأنفقوا ممّا رزقهم الله وكان الله بهم عليمًا

Apakah kemudharatannya bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebahagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka ? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka“, berkata Ibnu Katsir rahimahullah: “Apa yang akan merugikan mereka kalau mereka beriman kepada Allah dan menempuh jalan terpuji, beriman kepada Allah dengan mengharap apa yang Dia janjikan di akherat bagi orsang yang baik amalannya, dan berinfak dari sebagian rizki yang diberikan kepadanya pada jalan-jalan yang dicintai dan diridhoi Allah, Dia Maha Mengetahui akan niat-niat mereka yang baik dan rusak, Maha Mengetahui siapa yang berhak untuk mendapat petunjuk, sehingga menunjukinya dan menganugerahi karunia-Nya, dan membimbingnya kepada amal saleh yang diridhoi-Nya, dan Dia Maha Mengetahui siapa yang berhak untuk mendapatkan kehinaan dan dijauhkan dari sisi-Nya yang agung, yaitu siapa yang terusir dari pintu-Nya, maka dia telah sesat dan merugi di dunia dan akherat”, sesungguhnya keislaman anda tidak akan menghalangi antara dirimu dengan apa saja yang ingin anda lakukan atau ingin anda raih dari apa-apa yang dihalalkan oleh Allah, bahkan sesungguhnya Allah akan memberimu ganjaran atas setiap amalan yang anda amalkan karena-Nya, walaupun itu berhubungan dengan maslahat dunia anda dan dalam menambah kepemilikan, kedudukan ataupun kemuliaan, bahkan perkara-perkara yang mubah pun apabila anda melakukanya untuk menghindari yang haram, maka andapun akan mendapat ganjaran darinya, telah bersabda Rasul SAW:

وفي بضع أحدكم صدقة قالوا: يا رسول الله! أيأتي أحدنا شهوته ويكون له فيها أجر؟ قال: ” أرأيتم لو وضعها في حرام أكان عليه وزر؟ فكذلك إذا وضعها في الحلال كان له أجر

Pada air mani kalian terdapat sedekah” para sahabat bertanya: ya Rasulullah! Apakah ketika salah seorang dari kita menyalurkan syahwatnya akan mendapatkan ganjaran? Beliau menjawab: “Bagaimana pendapat kalian apabila diletakkan pada yang haram, bukankah ia akan mendapat dosa? Maka begitu pula tatkala disalurkan pada yang halal dia akan mendapatkan ganjaran“.

          Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya para Rasul telah datang dengan membawa kebenaran dan menyampaikan apa yang Allah inginkan, manusia butuh agar dapat mengetahui syari’at Allah, agar dapat berjalan dalam kehidupan ini diatas petunjuk dan agar menjadi orang-orang yang beruntung di akherat, Allah berfirman:

يا أيها الناس قد جاءكم الرسول بالحق من ربكم فآمنوا خيرًا لكم وإن تكفروا فإن لله ما في السموات والأرض وكان الله عليمًا حكيمًا

Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana“, dan firman-Nya:

قل يا أيها الناس قد جاءكم الحق من رّبكم فمن اهتدى فإنما يهتدي لنفسه ومن ضلّ فإنما يضلّ عليها وما أنا عليكم بوكيل

Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu“.

          Wahai sekalian manusia! Apabila anda memeluk Islam sesungguhnya ia tidaklah bermanfaat kecuali untuk dirimu sendiri, dan juga kekafiranpun tidak akan berdampak melainkan terhadap dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Kaya atas hamba-hamba-Nya, sehingga tidak akan merugikan-Nya maksiat orang-orang yang berbuat maksiat, dan tidak berguna pula bagi-Nya keta’atan orang-orang yang melaksanakan keta’atan, Dia tidak akan dimaksiati kecuali dengan pengetahuan-Nya dan tidak dita’ati kecuali dengan izin-Nya, telah berfirman Allah sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabinya:

يا عبادي! إني حرمت الظلم على نفسي وجعلته بينكم محرّمًا فلا تظالموا, يا عبادي كلكم ضالّ إلاّ من هديته فاستهدوني أهدكم, يا عبادي كلّكم جائع إلاّ من أطعمته فاستطعموني أطعمكم, يا عبادي كلكم عار إلاّ من كسوته فاستكسوني أكسكم, يا عبادي إنكم تخطئون بالليل والنهار, وأنا أغفر الذنوب جميعًا فاستغفروني أغفر لكم, يا عبادي إنكم لن تبلغوا ضري فتضروني ولن تبلغوا نفعي فتنفعوني, يا عبادي لو أنّ أولكم وآخركم وإنسكم وجنّكم كانوا على أتقى قلب رجل واحد منكم ما زاد ذلك في ملكي شيئًا, يا عبادي لو أن أولكم وآخركم وإنسكم وجنكم كانوا على أفجر قلب رجل واحد ما نقص ذلك من ملكي شيئا, يا عبادي لو أن أولكم وآخركم وإنسكم وجنكم قاموا في صعيد واحد فسألوني فأعطيت كلّ إنسان مسألته ما نقص ذلك مما عندي إلاّ كما ينقص المخيط إذا أدخل البحر, يا عبادي إنما هي أعمالكم أحصيها لكم ثمّ أوفيكم إياها؛ فمن وجد خيرًا فليحمد الله ومن وجد غير ذلك فلا يلومنّ إلاّ نفسه

Wahai hamba-hamba-Ku! Sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezoliman terhadap diri-Ku dan menjadikannya haram diantara kalian, maka janganlah kalian saling menzolimi, wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian berada dalam kesesatan kecuali dia yang mendapat petunjuk-Ku, maka mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya Aku akan memberikannya kepada kalian, wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya kalian dalam keadaan lapar kecuali dia yang telah Aku beri makan, maka mintalah makan kepada-Ku, niscaya kalian akan Aku beri makan, wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya kalian dalam keadaan telanjang kecuali dia yang Aku pakaikan pakaian, maka mintalah pakaian terhadap-Ku niscaya Aku akan memberimu pakaian, wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya kalian berbuat salah pada malam dan siang hari, dan Aku menghapuskan seluruh dosa, maka mintalah ampunan kepada-Ku niscaya Aku akan mengampuninya, wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya kalian tidak akan sampai kepada mudharat-Ku sehingga kalian dapat memberikan mudharat terhadap-Ku dan tidak akan pula sampai kepada manfaat-Ku sehingga kalian mendatangkan manfaat untuk-Ku, wahai hamba-hamba-Ku kalau seandainya orang pertama dan terakhir dari kalian, golongan manusia dan jin dari kalian, mereka dalam keadaan memiliki hati yang sama dengan orang yang paling bertakwa diantara kalian, sesungguhnya itu tidak akan menambahkan sesuatupun kedalam kerajaan-Ku, wahai hamba-hamba-Ku kalau seandainya orang pertama dan terakhir dari kalian, golongan manusia dan jin dari kalian, mereka seluruhnya berada diatas hati orang yang paling fajir diantara kalian, yang demikian itu tidak akan mengurangi kerajaan-Ku sedikitpun, wahai hamba-hamba-Ku kalau seandainya orang pertama dan terakhir dari kalian, golongan manusia dan jin dari kalian seluruhnya berkumpul pada suatu tempat, lalu mereka meminta kepada-Ku dan Aku berikan setiap orang sesuai dengan permintaannya, maka itu tidak akan mengurangi apa yang Aku miliki kecuali seperti berkurangnya jarum ketika dimasukkan kedalam lautan, wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya itu adalah amalan kalian, Aku akan menghitungnya untuk kalian kemudian menunaikannya; maka barang siapa yang mendapatkan kebaikan hendaklah dia bertahmid kepada Allah, dan barang siapa yang mendapatkan selainnya, maka hendaklah dia tidak mencela kecuali dirinya sendiri“.

          Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb Penguasa alam, shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi dan Rasul paling mulia, Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya. Amiin.


والله أعلمُ بالـصـواب

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *