[ UIC 0.2 ] Dasar-Dasar Agama Islam 02 – Pondasi dan Landasan ISLAM 1

Muqaddimah
          Segala puji untuk Allah SWT semata, kita memuji, meminta pertolongan,  ampunan dan meminta perlindungan kepada-Nya dari kejelekan diri serta keburukan amal perbuatan kita. Barang siapa yang mendapat petunjuk dari Allah SWT maka tidak akan ada yang dapat menyesatkannya dan barang siapa yang disesatkan-Nya tidak akan ada yang bisa memberinya petunjuk. Sesungguhnya aku bersaksi bahwasanya tidak ada Ilah selain Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba serta utusan-Nya, semoga salam tercurahkan kepadanya.

          Amma ba’du: Allah SWT telah mengutus para rasul-Nya untuk seluruh alam semesta, agar umat manusia tidak memiliki alasan setelah diutusnya para rasul tersebut, Allah SWT turunkan beberapa kitab suci sebagai petunjuk, rahmat, cahaya dan juga sebagai obat. Pada zaman dahulu para rasul diutus secara khusus hanya untuk kaumnya,  mereka menjaga kitabnya masing-masing, oleh karena itu terhapuslah kitab-kitabnya, dirubah dan digantillah syari’atnya, karena ia diturunkan hanya untuk umat tertentu dan dalam waktu yang terbatas.
          
Kemudian Allah SWT khususkan nabi-Nya Muhammad dengan menjadikannya sebagai penutup para nabi dan rasul, Allah SWT berfirman:
ما كان محمد أبا أحد من رجالكم ولكن رسول الله وخاتم النبيين

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antaramu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi”.

          Nabi Muhammad SAW pun dimuliakan dengan Kitab terbaik diantara kitab-kitab yang pertah diturunkan, yaitu: Al-Qur’anul Adzim, Allah SWT telah menjamin untuk menjaganya, Dia tidak menyerahkan penjagaannya terhadap hamba-hamba-Nya, Dia berfirman:

إنا نحن نزّلنا الذكر وإنا له لحافظون
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

          Syari’atnya dijadikan suatu yang kekal hingga hari kiamat. Dia Yang Maha Suci- menjelaskan bahwa di antara keharusan tetapnya syari’at ini adalah dengan mengimaninya, berdakwah kepadanya dan bersabar terhadapnya. Di antara manhaj Nabi Muhammad dan manhaj para pengikut setelahnya adalah berdakwah kepada Allah SAW dengan hujjah yang nyata. Dia berfirman menerangkan tentang manhaj ini:

قل هذه سبيلي أدعو إلى الله على بصيرة أنا ومن اتبعني وسبحان الله وما أنا من المشركين

Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik.

          Allah SWT pun memerintahkannya untuk bersabar atas gangguan yang ada di jalan-Nya, lalu Dia berfirman: “Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari para Rasul.
Dia yang Maha terpuji berfirman:

يا أيها الذين آمنوا اصبروا وصابروا ورابطوا واتقوا الله لعلكم تفلحون

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung”.

          Sebagai salah satu bukti mengikuti manhaj Ilahi Yang Mulia, maka saya menulis buku ini untuk berdakwah kepada jalan Allah, sebagai penerang kepada Kitab Allah dan petunjuk kepada sunnah rasul-Nya. Di dalam buku ini saya terangkan dengan singkat kabar tentang penciptaan alam, penciptaan manusia dan kemuliaannya, diutusnya para rasul kepada mereka dan juga tentang keadaan agama-agama terdahulu. Kemudian setelah itu saya menjelaskan definisi Islam secara makna dan rukun-rukunnya.  

Siapa saja yang menginginkan petunjuk, maka inilah dalil-dalilnya, semua ada dihadapanya, Siapa saja yang menginginkan keselamatan, aku jelaskan kepadanya jalannya. Siapa saja yang berkeinginan untuk mengikuti jejak para nabi, rasul dan orang-orang shaleh, maka inilah jalan mereka. Dan siapa saja yang tidak menyukai mereka, maka sesungguhnya dia telah membodohi dirinya sendiri dan menempuh jalan kesesatan.

          Sesunguhnya setiap penganut sebuah aliran pasti akan mengajak orang lain agar menganut aliranya dan mengklaim bahwa kebenaran berada padanya, bukan pada selainnya. Setiap pengikut suatu keyakinan akan mengajak orang lain agar mengikuti keyakinanya dan mengagungkan pimpinan keyakinanya.

          Adapun seorang muslim, dia tidak akan berdakwah untuk mengajak orang lain mengikuti jalan pribadinya, karena dia tidak memiliki sebuah jalan yang khusus baginya, akan tetapi agamanya adalah agama Allah yang telah diridhaiNya.  Allah berfirman:

إن الدين عند الله الإسلام

Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.

          Dia tidak akan mengajak orang untuk mengagungkan seorang manusia, setiap orang dalam agama Allah adalah satu derajat, tidak ada perbedaan di antara mereka kecuali dengan takwa, bahkan dia akan mengajak orang lain untuk menempuh jalan Tuhan mereka, beriman kepada para rasul-Nya, mengikuti syari’at yang telah diturunkan-Nya kepada Muhammad SAW penutup para rasul, dengan perintah agar disampaikan kepada umat manusia seluruhnya.

          Dengan tujuan tersebut, saya siapkan buku ini untuk berdakwah kepada agama Allah yang telah diridhai-Nya, dan menurunkan penutup para rasul-Nya, sebagai petunjuk bagi orang yang menginginkan hidayah dan sebagai dalil bagi orang yang menginginkan kebahagiaan. Demi Allah, seluruh makhluk tidak akan mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya kecuali pada agama ini dan tidak pula akan mendapatkan ketenangan kecuali bagi yang telah mengimani Allah sebagai Tuhannya, Muhammad sebagai seorang Rasul dan Islam sebagai agama.

 Telah terbukti bahwa milyaran manusia yang telah mendapatkan hidayah kepada Islam –sejak zaman dahulu sampai sekarang- tidak pernah merasakan kehidupan yang sebenarnya kecuali setelah memeluk Islam dan tidak pula dapat merasakan kebahagiaan kecuali dalam naungan Islam, karena setiap orang berusaha untuk mencari kebahagiaan dan ketenangan serta berusaha untuk mendapatkan kebenaran. Saya susun buku ini, seraya memohon kepada Allah agar menjadikan amalan ini sebagai suatu keikhlasan untuk dapat melihat wajah-Nya dan mengajak kepada jalan-Nya. Dan menjadikan buku ini bisa diterima oleh pembaca dan menjadikannya sebagai amal shaleh yang bermanfaat bagi penulisnya di dunia dan akhirat.

          Saya telah memberikan izin kepada siapapun yang ingin mencetaknya dengan bahasa apa saja, atau menerjemahkannya kedalam bahasa apapun, dengan syarat hendaklah ia memindahkannya dengan penuh amanah ke dalam bahasa yang  ia terjemahkan. Saya harap hendaklah ia memberi saya satu buah dari hasil terjemahannya tersebut agar bisa diambil manfaat darinya dan juga agar usaha yang sama tidak terulang.

          Sebagaimana juga saya berharap kepada siapa saja yang memiliki kritik, ataupun mendapati kesalahan, baik itu dari buku aslinya yang berbahasa Arab atau dari bahasa apapun dari terjemahan buku ini, hendaklah ia menghubungi saya melalui alamat yang disebutkan di sini.

          Segala puji bagi Allah di awal dan akhir, secara zahir maupun batin, bagi-Nyalah pujian secara terang-terangan ataupun tersembunyi, bagi-Nya pujian di awal dan akhir, bagi-Nya pujian sepenuh langit, bumi serta sepenuh apa saja yang dikehendaki oleh Rabb kita. Salawat untuk Nabi kita Muhammad, sahabatnya serta orang-orang yang berjalan di atas manhajnya, menempuh jalannya, dan semoga Allah SWT memberikan keselamatan hingga hari pembalasan



والله أعلمُ بالـصـواب



Pengarang

DR. Muhammad bin Abdullah bin Shaleh As-Suhaim
Riyadh13/10/1420H
PO. Box 1032 Riyadh 1342

Dan PO. Box 6249 Riyadh 11442




Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *