[ UIC 4.1 ] Belajar Aqidah 27 – Syarah Ushuluts Tsalasah 27

Landasan 2. Rukun Islam: 4. Puasa Ramadhan

Dalil puasa adalah firman Allah ta’ala:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).

Syarah dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

[Dalilnya kewajiban puasa]

Maksudnya, dalil mengenai kewajiban berpuasa adalah firman Alloh di atas.

Ada beberapa faedah dari firman Alloh yang menyebutkan, “sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian”, yaitu:

Pertama:

Puasa merupakan ibadah yang penting, di mana Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mewajibkannya kepada umat-umat sebelum kita. Ini menunjukkan kecintaan Alloh Subhanahu wa Ta’ala kepada ibadah puasa tersebut dan bahwa ia merupakat lbadah yang harus dilaksanakan oleh setiap umat.

Kedua:

Keringanan yang diberikan bagi umat ini, di mana ia bukan merupakan satu-satunya umat yang mendapatkan kewajiban puasa, yang barangkali memberatkan jiwa maupun badan.

Ketiga:

Isyarat bahwa Alloh Ta’ala” telah menyempurnakan agama umat ini, di mana Dia telah menyempurnakannya dengan amalan-amalan utama yang terdapat pada umat-umat sebelumnya.

[Agar kalian bertakwa]

Dalam ayat ini Alloh Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan hikmah puasa, yaitu dengan firman-Nya, “agar kalian bertakwa..”.Artinya agar kalian bertakwa kepada All ah berkat puasa dan berbagai amalan yang terkandung di dalamnya yang merupakan sifat-sifat ketakwaan. Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam telah mengisyaratkan faedah ini dalam sabdanya :

“Barangsiapa tidak neningalkan perkataan dusta dan perilaku jahat, makaAlloh tidak membutuhkan dia dalam meningalkan makan dan minumnya” (HR. Bukhari).
والله أعلمُ بالـصـواب

Source ( Syarah Ushuuts Tsalatsah.pdf )



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *