[ UIC 4.1 ] Belajar Aqidah 21 – Syarah Ushuluts Tsalasah 21

Landasan 1. Jenis-jenis ibadah: ‘Nadzar’

Dalil nadzar adalah firman Allah ta’ala:
“Mereka menunaikan nadzar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.” (QS. Al-Insan: 7).

 Syarah dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Dalil yang menunjukkan bahwa nadzar merupakan ibadah adalah firman Alloh Ta’ala,
“Mereka menunaikan nadzar dan takut akan suatu hari yang siksanya merata di mana-mana.” (QS. Al-Insan: 7).
Indikasi yang menunjukkan bahwa ayat tersebut merupakan dalil bahwa nadzar itu termasuk ibadah adalah bahwa Alloh memuji mereka disebabkan mereka menunaikan nadzar.
Ini menunjukkan bahwa Alloh mencintai tindakan mereka itu, sedangkan setiap amal yang dicintai oleh Alloh adalah ibadah. Hal itu dikuatkan oleh frman Alloh,
“Dan takut akan suatu hari yang siksanya merata di mana-mana”
Ketahuilah bahwa nadzar yang para pelakunya dipuji oleh Alloh Ta’ala adalah seluruh macam ibadah yang telah diwajibkan oleh Alloh ‘azza wa jalla. Sebab jika seseorang mulai melaksanakan ibadah-ibadah wajib,
berarti ia telah mewajibkan dirinya untuk melaksanakannya. Dalilnya adalah firman Alloh ta’ala :
“Kemudian hendaklah mereka rnenghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka dan hendaklah mereka melakukan thowaf di sekeliling rumah tua itu (Baitullah)” (Al-Hajj: 29).
Adapun nadzar dalam artian seseorang mewajibkan diri untuk melakukan sesuatu atau hal-hal yang tidak wajib, maka hukumnya makruh. Sebagian ulama bahkan mengatakan bahwa nadzar tersebut haram, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam melarang nadzar dan bersabda :
“Sesungguhnya nadzar itu tidak mendatangkan kebaika n, yang mengeluarkannya hanyalah orang yang bakhil” (HR. Bukhari dalam Kitabul Qodar).
Meskipun demikian, jika seseorang bernadzar untuk melaksanakan suatu amal ketaatan kepada Alloh, ia berkewajiban untuk melaksanakannya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
  
“Barangsiapa bernadzar untak menaati Alloh, hendakl ah ia menaati-Nya” (HR. Bukhari dalam Kitabul Aiman).
Ringkasnya, nadzar adalah istilah yang kadang-kadang digunakan untuk menyebut ibadah-ibadah wajib secara umum dan kadang- kadang digunakan untuk menyebut nadzar khusus, yaitu tindakan seseorang mewajibkan dirinya untuk melaksanakan sesuatu sebagai ketaatan kepada Alloh shallallahu ‘alaihi wassalam. Para ulama membagi nadzar khusus ini menjadi beberapa bagian, penjelasannya secara panjang lebar terdapat dalam kitab-kitab fikih.



والله أعلمُ بالـصـواب

Source ( Syarah Ushuuts Tsalatsah.pdf )



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *