[ UIC 4.1 ] Belajar Aqidah 20 – Syarah Ushuluts Tsalasah 20

Landasan 1. Jenis-jenis ibadah: ‘Dzabh’

Dalil dzabh (menyembelih) adalah firman Allah ta’ala:
“Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku (sembelihanku), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. ” (QS.Al-An’am:162-163).
Dan dalil dari sunnah:

“Allah  melaknat   orang   yang   menyembelih   (binatang) bukan karena Allah” (HR. Muslim).
 Syarah dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Menyembelih artinya menghilangkan nyawa (hewan ternak) dengan cara mengalirkan darah dengan tujuan tertentu . Penyembelihanada beberapa macam: 
Pertama: Penyembelihan yang dilakukan sebagai ibadah yang ditujukan untuk mengagungkan sesuatu atau merendahkan diri dan mendekatkan diri kepada sesuatu. Penyembelihan semacam ini tidak boleh diperuntukkan kepada selain Alloh dan dengan cara selain yang disyariatkan oleh Alloh Ta’ala’. Melaksanakan penyembelihan semacam ini untuk sesuatu selain Alloh merupakan syirik akbar. Dalilnya adalah ayat-yang telah disebutkan oleh Syaikh rahimahullah, yaitu firman Alloh [artinya]:
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya sholatku, peryembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Alloh Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya'” (Al-An’aam: 162-163).
Kedua: enyembelihan yang dilaksanakan sebagai penghormatan kepada tamu, untuk pesta perkawinan, dan sebagainya. Ini diperintahkan, hukumnya bisa wajib atau sunnah. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
“Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hai akhir, hendaklah menghormati tamunya” (HR.Bukhari dalam Kitabul Adaab, HR. Muslim dalam Kitabul Luqothoh).
Juga sabda beliau shallallahu ‘alaihi wassalam kepada ‘Abdurrohman bin ‘Auf :
“Adakanlah walimah, walaupun dengan seekor kambing” (HR. Bukhari dalam Kitabul Buyu’, HR. Muslim dalam Kitabun Nikah).
Ketiga:    Penyembelihan     yang     dilaksanakan       untuk
bersenang-senang dengan memakannya, memperdagangkannya, dan sebagainya. Ini merupakan perbuatan mubah. Pada dasarnya perbuatan ini mubah, karena Allah ‘azza wa jalla berfrman:
Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka menguasainya? Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan” (Yaasiin: 71-72)
Bisa jadi, penyembelihan semacam ini menjadi diperintahkan atau dilarang, tergantung kepada sarana apakah yang digunakan untuknya.




والله أعلمُ بالـصـواب

Source ( Syarah Ushuuts Tsalatsah.pdf )



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *